Bekerja di perusahaan pelat merah masih jadi impian banyak pencari kerja, baik fresh graduate maupun yang ingin pindah kerja. Alasannya macam-macam: merasa lebih stabil, jenjang karier jelas, atau ingin berkontribusi pada perusahaan milik negara. Nah, supaya persiapanmu tidak asal-asalan, berikut tips kerja di BUMN yang bisa langsung kamu praktikkan, dari tahap melamar sampai tahap bertahan setelah diterima.
Kenali Dulu Jenis BUMN dan Anak Perusahaannya
Salah satu kesalahan paling umum adalah menganggap semua BUMN itu sama. Padahal ada perusahaan induk, ada juga anak dan cucu perusahaan yang punya kebutuhan, budaya kerja, dan proses rekrutmen sendiri.
Sebelum melamar, lakukan hal ini:
- Petakan sektor yang kamu minati, misalnya perbankan, energi, telekomunikasi, transportasi, konstruksi, atau farmasi.
- Cek apakah lowongan dibuka untuk induk atau anak perusahaan. Cara melamar dan syaratnya bisa berbeda.
- Baca profil perusahaan di situs resminya: bisnis utama, program terbaru, dan nilai yang mereka tekankan.
- Cocokkan dengan jurusanmu. Lulusan SMA/SMK pun sering punya peluang di posisi operasional atau teknis, jadi jangan langsung minder.
Tips Kerja di BUMN: Siapkan Syarat dan Dokumen Sejak Awal
Banyak pelamar gugur di tahap administrasi bukan karena kurang pintar, tapi karena berkas tidak siap atau tidak sesuai ketentuan. Sebelum lowongan dibuka, siapkan dokumen berikut dalam format digital yang rapi:
- KTP, ijazah, dan transkrip nilai (atau SKL bagi yang belum wisuda)
- Kartu keluarga dan pas foto formal terbaru
- Sertifikat pendukung seperti bahasa Inggris, keahlian teknis, atau pelatihan
- Surat keterangan sehat dan SKCK jika diminta pada tahap lanjut
- CV yang diperbarui
Penting: syarat tiap lowongan berbeda, misalnya batas usia, IPK minimal, akreditasi, atau jurusan tertentu. Baca pengumuman sampai habis dan jangan mengandalkan info dari grup chat atau media sosial.
CV yang Rapi dan Sesuai Posisi
Beberapa BUMN memakai formulir daring, tapi CV tetap penting, terutama untuk lowongan di anak perusahaan atau yang kamu temukan lewat Jobstreet, LinkedIn, Glints, dan Kalibrr. Pastikan CV-mu:
- Memakai format sederhana satu kolom agar terbaca sistem ATS
- Memuat kata kunci dari deskripsi lowongan, misalnya "analisis data", "administrasi", atau "pelayanan pelanggan"
- Menonjolkan pengalaman organisasi, magang, atau proyek dengan hasil yang jelas
- Konsisten dengan data di formulir pendaftaran, karena perbedaan kecil bisa jadi masalah
Kalau belum punya template yang pas, kamu bisa memakai pembuat CV ATS gratis dari KerjaCV supaya formatnya langsung rapi dan ramah sistem seleksi otomatis.
Pahami Tahapan Seleksi yang Biasanya Dilalui
Alur seleksi tiap perusahaan bisa berbeda, tapi umumnya kamu akan menemui beberapa tahap berikut. Selalu cek informasi resmi untuk urutan pastinya.
- Seleksi administrasi
- Tes kemampuan dasar atau tes akademik
- Tes bahasa Inggris atau tes kompetensi bidang
- Asesmen berbasis nilai dan karakter
- Wawancara dengan HR dan user
- Pemeriksaan kesehatan
Tes Kemampuan Dasar dan Bahasa Inggris
Tes ini biasanya mengukur kemampuan numerik, logika, verbal, dan wawasan umum. Kuncinya adalah latihan rutin dengan simulasi berwaktu. Sisihkan 30 menit per hari selama beberapa minggu sebelum tes, daripada belajar maraton semalam. Untuk bahasa Inggris, biasakan membaca teks bisnis dan mengerjakan latihan soal ala TOEFL atau tes sejenis.
Asesmen AKHLAK dan Karakter
BUMN memiliki nilai inti bernama AKHLAK, singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Pelajari artinya, lalu siapkan contoh pengalaman nyata yang mencerminkan tiap nilai. Misalnya:
- Amanah: kamu pernah dipercaya memegang dana kegiatan organisasi dan melaporkannya transparan.
- Kolaboratif: kamu menyelesaikan proyek kelompok dengan membagi peran dan saling membantu.
- Adaptif: kamu cepat belajar tools baru saat magang.
Jawab dengan jujur. Tes karakter sering punya pertanyaan yang saling menguji konsistensi, jadi jawaban yang dibuat-buat justru berisiko. Panduan lengkapnya ada di artikel kami tentang tips lolos psikotes kerja.
Wawancara
Di tahap ini, pewawancara ingin tahu apakah kamu paham perusahaan dan cocok dengan budayanya. Siapkan:
- Alasan spesifik memilih perusahaan tersebut, bukan sekadar "karena BUMN itu stabil"
- Cerita pengalaman dengan pola STAR (Situasi, Tugas, Aksi, Hasil)
- Kesiapan ditempatkan di kota lain, karena penempatan sering jadi bahan pertanyaan
- Pertanyaan balik yang cerdas, misalnya soal program pengembangan karyawan baru
Waspadai Penipuan Rekrutmen Berkedok BUMN
Karena peminatnya besar, lowongan BUMN sering dimanfaatkan penipu. Pegang prinsip ini:
- Rekrutmen resmi tidak memungut biaya. Kalau ada yang minta uang "pelicin" atau "jalur khusus", hindari.
- Cek informasi hanya lewat situs resmi perusahaan, kanal resmi rekrutmen bersama BUMN, atau akun resmi yang terverifikasi.
- Curigai pesan WhatsApp atau Telegram yang tiba-tiba menawarkan lolos tanpa tes.
- Jangan bagikan data sensitif seperti kode OTP atau PIN ke siapa pun.
Tips Bertahan dan Berkembang Setelah Diterima
Lolos seleksi hanyalah awal. Setelah masuk, beberapa kebiasaan ini membantu kariermu melaju:
- Pelajari budaya dan alur birokrasi. Prosedur, persetujuan berjenjang, dan pelaporan biasanya lebih terstruktur. Bersabarlah, tapi tetap proaktif.
- Bangun relasi lintas divisi. Kolaborasi sering jadi kunci menyelesaikan pekerjaan.
- Manfaatkan program pelatihan. Banyak BUMN punya pelatihan internal, sertifikasi, atau program pengembangan talenta. Ikuti dan catat pencapaianmu.
- Dokumentasikan hasil kerja. Simpan data capaian supaya mudah dipakai saat penilaian kinerja atau promosi.
- Kelola ekspektasi gaji dan tunjangan. Struktur remunerasi tiap perusahaan berbeda, jadi tanyakan rinciannya saat penawaran dan jangan membandingkan dengan UMR atau perusahaan lain tanpa data yang jelas.
Bagi yang ingin pindah dari swasta, siapkan juga cerita transisi: apa yang kamu bawa dari pengalaman sebelumnya dan bagaimana itu relevan dengan peran barumu.
Kesimpulan
Intinya, tips kerja di BUMN bertumpu pada tiga hal: persiapan dokumen yang matang, latihan konsisten untuk tiap tahap tes, dan sikap yang sesuai nilai perusahaan. Mulai dari yang paling mudah dikendalikan, yaitu CV dan berkas administrasimu. Semakin siap kamu sebelum lowongan dibuka, semakin besar peluang tampil percaya diri saat waktunya tiba.
Siap mulai? Buat CV ATS gratis di KerjaCV dan lamar posisi impianmu dengan CV yang rapi dan mudah dibaca sistem seleksi.